JAKARTA – Sebagian orang memanfaatkan puasa Ramadan sebagai kesempatan menjaga kebugaran tubuh sekaligus menurunkan berat badan. Walau upaya itu kerap berhasil, tapi tak sedikit orang yang dimaksud kesulitan mencapai tujuan tersebut. Penyebabnya beragam, mulai dari asupan nutrisi yang dimaksud belum seimbang juga kebiasaan makan yang kurang tepat. Belum lagi bila dihadapkan dengan keluhan nyeri lambung yang digunakan menyiksa.
Ahli Gizi LIGHThouse Clinic, Veronica, S.Gz. menjelaskan, nyeri lambung disebabkan kosongnya perut pada rentang lama, asam lambung yang tersebut meningkat, menyebabkan rasa perih di dalam perut, nyeri ulu hati kemudian sensasi panas di tempat tenggorokan. Tubuh juga terasa lemas oleh sebab itu kurangnya asupan kalori.
LIGHThouse Clinic dari LIGHT Group memahami betul bahwa pola makan akan mempengaruhi kondisi dan juga daya tahan pasien ketika berpuasa. Dengan pengalaman tambahan dari 20 tahun di area bidang manajemen berat badan, LIGHThouse Clinic berazam membantu pasien untuk mengontrol berat badan bersamaan dengan menjalani pola hidup sehat, termasuk pada waktu berpuasa. Tercatat sudah ada ada lebih tinggi dari 90 ribu pasien yang digunakan menurunkan berat badannya melalui LIGHTweight-signature diet kegiatan rancangan dr. Grace Judio Kahl, pimpinan kemudian Inisiator dari LIGHT Group.
Berangkat dari pengetahuan yang digunakan sudah ada teruji dalam puluhan ribu pasien, LIGHThouse Clinic menganalisa keperluan stimulus pendukung bagi pasien yang sedang berpuasa kemudian menjalani diet. Untuk menyiasati keluhan badan lemas juga nyeri lambung agar tetap saja fit meraih target berat badan selama puasa Ramadan, LIGHThouse Clinic memperkenalkan treatment IV Slim & Fit Booster series yang bisa saja menjadi andalan. Pelanggan dapat berkonsultasi dengan dokter di tempat LIGHThouse Clinic untuk mendapatkan jenis perawatan booster yang tersebut tepat melalui IV (intravena), Slim & Fit Booster series ini dapat dijalani setelahnya berbuka puasa dengan beberapa pilihan:
1. Slim & Fit Booster: Membantu menjaga daya tahan tubuh kemudian lambung terasa nyaman pada waktu diet selama puasa tanpa lemas.
2. Fit Tummy: Membantu mengatasi mual serta nyeri lambung dan juga memperbaiki stamina lalu daya tahan tubuh.
3. Fit Tummy Rehydrate: Mengatasi mual, lambung aman dari gastritis, tubuh terhidrasi lalu terjaga daya tahannya.
4. Extra Fit Tummy: Mengatasi gejala GERD, mual, nyeri lalu kram lambung, sehingga diet sambil berpuasa jadi lebih banyak nyaman lalu fit.
5. Extra Fit Tummy Rehydrate: Membantu atasi nyeri lambung juga GERD yang dimaksud disertai mual juga kram perut dengan tambahan formula rehydrate yang dimaksud menimbulkan tubuh menjadi lebih tinggi segar kemudian terhidrasi.
Dengan komposisi Vitamin B kompleks kemudian Vitamin C juga antasida didalamnya, Slim and Fit Booster Series ini mampu menjaga daya tahan tubuh untuk mengempiskan risiko flu, menjaga dari kekurangan zat besi, meningkatkan energi serta juga memperbaiki mood, juga meningkatkan konsentrasi. Booster ini dapat membantu inisiatif diet yang dimaksud pasien jalani walau sambil berpuasa Ramadan. Dengan tambahan perawatan ini, diharapkan konsumen mampu mencapai berat badan idealnya tanpa ada hambatan.
Jika konsumen memerlukan perawatan tambahan lainnya untuk menurunkan berat badan atau menjaga berat badan idealnya, LIGHthouse Clinic juga memperkenalkan paket Slim Fit Series yang dimaksud memberikan perawatan lebih tinggi lengkap untuk mengempiskan lemak lalu menurunkan lingkar badan melalui treatment Injex, LIGHTwave, Lymphatic Drainage, Lipoburn, Lipostripping hingga Vacu-RF.
“Kami memahami permintaan pasien untuk dapat menjalani ibadah puasa dengan tenang lalu nyaman, pun sekaligus ingin menurunkan berat badan juga menjaga bentuk badan. Karena itu kami tak semata-mata menyediakan solusi yang dimaksud praktis kemudian aman, tapi juga siap mendampingi pasien menjaga daya tahan lalu melakukan perawatan agar tampil stay in shape mendekati hari kemenangan,” ujar Anna Yesito Wibowo, Direktur Marketing LIGHT Group perusahaan induk dari LIGHThouse Clinic.











